Minggu, 10 Agustus 2014

Keterbukaan

Keterbukaan sama dengan proses mengungkapkan unek-unek atau perasaan  yang terpendam didalam diri atau bisa difungsikan sebagai suatu bentuk pemecahanmasalah secara bersama-sama.
Manusia sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan makhluk social lainnya harus saling bekerjasama demi menjalankan kehidupannya.

Manfaat untuk diri sendiri:

1.       Mengurangi tekanan batin
2.       Mengurangi kesukaran pribadi
3.      Menghindari kekecewaan berlebihan
4.       Membentuk pribadi yang wajar
5.       Menyalurkan emosi yang mendesak

Manfaat untuk orang sekitar:
1.             Memahami diri kita
2.             Mencoba belajar dari diri kita
3.             Mencoba untuk membuka diri
4.         Berusaha menjauhi hal-hal yang pantang bagi kita
5.             Menghindari konfrontasi dalam pergaulan
6.             Melengkapi kekurangan yang ada

Aspek-aspek yang perlu dilihat pada saat mengungkapkan sesuatu:
1.             Situasi sekitar, untuk menghindari masalah karena topik yang kita bicarakan
2.         Kondisi lawan bicara atau orang sekitar, apakah memungkinkan untuk kita ajak berunding
3.             Respon lawan bicara, kita harus mau menerima apa tanggapan atau masukan dari lawan bicara meskipun itu pahit

4.             Argumentasi yang membuka harus sangat kuat, untuk itu kita latih keterbukaan dari sekarang.

Senin, 18 Maret 2013

Forget To Me


FORGET TO ME
Saya tunggu engkau, saya tunggu engkau
Rupanya engkau forget to me
Saya tunggu engkau, saya tunggu engkau
Rupanya engkau forget to me
Rambate ratai kayu tarik tambang
Ciiihuy…..
Disini aku jadi tambah senang
Ciiihuy…..
Andaikan aku burung
Dapat terbang bebas
Cita-citaku ingin jadi PKS
Mau makan jongkok
Habis makan lompat kodok
Dicaci dimaki dan di bentak bentak
Wahai pelatihku betapa sangar wajahmu
Wahai pelatihku betapa tajam matamu
Disinilah aku, dibina dan ditempa
Para pelatih perkasa
                                                                 Para pelatih perkasa

LatGab 17-03-2013


Laporan Kegiatan
1. Kegiatan dimulai jam 08.00 (Kumpul Jam 07.00) Dan Dibuka dengan apel pembukaan sekaligus penyerahan secara simbolis pin kegiatan dengan kang epul menjadi pembina dan K’achmad(43) Sebagai Pemimpin apel
2. Lanjut kegiatan dengan mengisi form absensi dan mengganti setelan menjadi PDL sekaligus pengarahan dari alumni untuk kegiatan selanjutnya

3. Setelah selesai bagian administrasi acara dilanjut dengan pembagian kelompok untuk games.... (Cerita Lengkap Silahkan hubungi satuan yang hadir)

4. Games pun berakhir dan dimenangkan oleh Kelompok 1 maka kelompok yang kalah diberi perintah untuk Berjoget ria sesuai keinginan (skip)

5. setelah berpanas panas ria dan tertawa ceria maka datanglah saat yang berbahagia yaitu istirahat, para anggota disatukan dalam satu kelas dan duduk di bawah membentuk sebuah lingkaran dan makan bersama (tradisi PKS)

6. istirahat selsai dan stamina anggota sudah kembali pulih para anggota lalu masuk kedalam suatu ruangan dan diberikan materi. untuk materi disesuaikan dengan tingkatan dan materi berjalan lancar sesuai rencana 

7. jenuh mendengarkan materi maka masuklah kedama sesi curhat (Sharing) Selama latgab dan kegiatan terseru dimasing-masing satuan dengan dipimpin oleh t’ayu 
sesi curhat dibuka dengan pertanyaan : “kesan selama Mengikuti latgab?” dan para anggota pun ditanya satu per satu setelah seluruhnya menjawab maka dapat disimpulkan bahwa kegiatan latgab kali ini sangat seru karena 
a. Mendapat ilmu yang banyak, 
b. Kegiatannya Meriah karena ada sambutan dari danbo, 
c. Gamesnya sangat asik sampe panas pun gakerasa,
d. Mendapat banyak teman baru (Beberapa ada yang menyebutkan mendapatkan kontak baru)
sharing dilanjut dengan bertanya kepada masing masing danpi mengenai satuan lain dan kegiatan latgab hari ini dan apa pesan untuk kedepannya (di sesi ini para danpi sangat bijak jawabannya)

8. sesi sharing pun diakhiri dengan keceriaan dari para anggota dan dilanjut dengan kegiatan berfoto bersama

9. Setelah beberapa rangkaian acara telah dilaksanakan maka datang dipenghujung acara yaitu apel penutupan dengan pembina oleh k’lery

10. sudahlah beres seluruh kegiatan namun beberapa anggota ada yang berfoto foto terlebih dahulu bersama anggota lainnya maupun dengan danbo(y)

Tak Lupa terimakasih sebesar besarnya kepada seluruh satuan yang telah menyempatkan hari tidurnya dengan hadir di kegiatan latgab ini dan taklupa kepada seluruh panita dan DPKSPB yang telah hadir

Persatuan dan Kesatuan


Adalah berkumpulnya sekelompok orang dimana terjadinya suatu saling kerjasama dan pengertian dalam melaksanakan suatu kegiatan.
Diambil dari kata “satu” yang jumlahnya sangat sedikit namun sangat berarti dan akan tambah sangat banyak jika digabungkan, jika kita ada “dua” maka kita akan tetap menjadi “satu” tidak boleh “mendua”.

Filsafat persatuan dan kesatuan:
-                Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh
-                Bila kawan kita salah maka kita sebut salah
-                Persatuan hanya ada jika manusia berkomunikasi
-                Persatuan tidak akan langgeng tanpa keterbukaan dan saling menerima.

Retorika


Retorika adalah sebuah teknik atau seni berbicara kepada seseorang atau kelompok orang untuk mencapai satu tujuan tertentu (misalnya member informasi atau member motivasi)
Kesenian berbicara ini bukan hanya berbicara lancar tanpa jalan pikiran yang jelas dan tanpa isi, melainkan suatu kemampuan untuk berbicara atau berpidato secara singkat, padat, dan mengesankan. Ini berarti orang harus berbicara jelas, singkat dan efektif.
Seseorang yang terpelajar dan kurang ajar sangat bisa di nilai dari bicaranya.Bicara memiliki peran penting yang harus dipelajari karena bicara tidak saja menunjukan identitas bangsa seseorang namun bicara juga sangat penting mengukur karakter seseorang. Bicara memang adalah bakat bawaan setiap orang, namun keterampilan bicara dengan baik dan benar membutuhkan latihan tersendiri.

Pada saat berbicara, kita juga harus memperhatikan:
-             Audiens
-             Waktu dan tempat
-             Kata-kata yang di ucapkan
-             Gaya bicara/logat/intonasi
-             Gerak tubuh

Surat


Suatu bentuk tulisan yang berisikan suatu maksud kepada pihak yang terkait,surat mempunyai beberapa sifat dan beberapa bagian.
Bagian-bagian dalam surat
1.            Kepala surat adalah bagian surat paling atas dan berfungsi untuk memudahkan penerima surat untuk mengetahui nama dan alamat kantor instansi atau organisasi yang mengirim surat.
2.            Tanggal Surat adalah sebagai petunjuk yang memudahkan pengarsipan surat.
3.            Nomor Surat adalah nomor urut surat yang telah dikeluarkan instansi atau organisasi tersebut.
4.            Lampiran adalah bagian surat yang berguna untuk menunjukkan adanya sesuatu yang disertakan bersama surat
5.            Hal atau Perihal adalah bagian surat yang menurut masalah pokok yang dibicarakan dalam sebuah surat.
6.            Alamat Surat merupakan bagian surat yang memuat keterangan mengenai nama dan tempat tinggal atau tempat bekerja penerima surat.
7.            Salam Pembuka ialah bagian surat yang memuat keterangan yang kita temukan atau semua orang yang harus kita hadapi untuk menyampaikan pikiran, hasrat, dan keinginan kita.
8.            Tubuh Surat adalah bagian surat yang berisi semua pikiran penulis yang hendak disampaikan kepada penerima surat.
9.            Salam Penutup ialah salam yang disampaikan sesudah suatu masalah selesai ditulis.
10.          Tanda Tangan
Tanda tangan ialah penanggung jawab surat dalam suatu instansi pemerintah dan organisasi lainnya.
11.          Nama Jabatan ialah nama penulis atau nama penanggung jawab surat yang akan manandatangani surat.
12.          Tembusan ialah bagian surat yang akan dipakai untuk menunjukkan adanya pihak atau orang lain yang menerima surat itu selain orang sebagai sasaran utama surat itu.
13.          Inisial adalah kode atau singkatan yang merupakan huruf pertama dari nama pembuat konsep surat (konseptor) dan pengetik surat sebagai tanda pengenal dalam penyeleseikan sebuah surat.

Senin, 17 Desember 2012

Kepemimpinan Ver. 2



KONSEP DASAR KEPEMIMPINAN

1. APAKAH KEPEMIMPINAN ITU ?

Seiring perkembangan zaman, kepemimpinan secara ilmiah mulai berkembang bersamaan dengan pertumbuhan manajemen ilmiah yng lebih dikenal dengan ilmu tentang memimpin. Hal ini terlihat dari banyaknya literatur yang mengkaji tentang leadership dengan berbagai sudut pandang atau perspektifnya. Leadership tidak hanya dilihat dari bak saja, akan tetapi dapat dilihat dari penyiapan sesuatu secara berencana dan dapat melatih calon-calon pemimpin.

Kepemimpinan atau leadership merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu sosial, sebab prinsip-prinsip dan rumusannya diharapkan dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan manusia. Ada banyak pengertian yang dikemukakan oleh para pakar menurut sudut pandang masing-masing, definisi-definisi tersebut menunjukkan adanya beberapa kesamaan.

PENGERTIAN KEPEMIMPINAN

Stoner, Freeman, dan Crilbert mendefinisikan tentang kepemimpinan adalah suatu proses dalam mengarahkan dan mempengaruhi para anggota dalam hal berbagai aktivitas yang harus dilakukan.

Menurut pendapat Krifin (2000) : ia membagi pengertian kepemimpinan menjadi dua konsep, yakni :

1.) Kepemimpinan sebagai proses. Kepemimpinan dipusatkan pada apa yang dilakukan oleh para pemimpin, yaitu proses dimana para pemimpin menggunakan pengaruhnya untuk memperjelas tujuan organisasi bagi para bawahan, atau yang dipimpinnya. Pemimpin tersebut memotivasi bawahan untuk mencapai tujuan tersebut, serta membantu menciptakan suatu budaya prroduktif dalam organisasi.

2.) Kepemimpinan sebagai atribut. Kepemimpinan merupakan kumpulan karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin (misal: kecakapan, pergaulan, pengalaman, dsb). Jadi pemimpin dapat didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi perilaku orang lain tanpa menggunakan kekuatan, sehingga orang-orang yang dipimpinnya menerima dirinya sebagai sosok yang layak memimpin mereka.

Menurut Tead, Terry, Hoyt (dalam Kartono, 2003), kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok.

Menurut Young (dalam Kartono, 2003), kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.

Menurut Moejiono (2002) memandang bahwa kepemimpinan tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang kepemimpinan sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin.

Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.

APAKAH SAMA ANTARA PEMIMPIN DENGAN PIMPINAN ?

Seorang pemimpin berbeda dengan seorang pimpinan. Seorang pimpinan belum tentu

ia bisa menjadi pemimpin sedangkan seorang pemimpin sudah tentu ia dapat menjadi

seorang pimpinan. Artinya menjadi seorang pemimpin membutuhkan skill atau keahlian

dalam memimpin.

FUNGSI-FUNGSI KEPEMIMPINAN

Menurut Ernie Tisnawati Sule dalam bukunya yang berjudul “Pengantar Manajemen”

menjelaskan, bahwa terdapat dua fungsi yang terkait dengan kepemimpinan :

1.) Terkait dengan tugas/kerjaan (task-related functions) memfokuskan fungsi

kepemimpinan dalam menjalankan berbagai pekerjaan/tugas yang telah direncanakan

dalam suatu organisasi. Maka kepemimpinan yang efektif adalah ketika pemimpin

mampu mempengaruhi orang-orang untuk dapat melakukan tugas-tugas yang telah

dipercayakan pada mereka.

2.) Fungsi yang terkait dengan hubungan sosial/pemeliharaan (group-maintenane

functions). Memfokuskan fungsi kepemimpinan dalam upaya untuk senantiasa

memelihara kesatuan diantara sesama pekerja,pengertian dengan dan sesama mereka.

Dengan demikian pemimpin yang efektif adalah saat suatu pemimpin tersebut

mampu berkomunikasi dengan baik dengan tim kerja, mengajak mereka untuk

senantiasa memelihara kebersamaan dan saling pengertian sehingga tim kerja yang ada

senantiasa terpelihara dengan baik.

2. SYARAT-SYARAT KEPEMIMPINAN

Menurut Dokter Kartini Kartono konsep mengenai persyaratan kepemimpinan itu harus selalu dikaitkan dengan tiga hal penting :

1.) Kekuasaan. Merupakan kekuatan, otoritas, dan legitimasi (pengakuan yang memberikan wewenang kepada pemimpin guna mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat sesuatu).

2.) Kewibawaan. Adalah kelebihan, keunggulan, keutamaan, sehingga orang mampu membawahi/mengatur orang lain, sehingga orang tersebut patuh pada pemimpin, dan bersedia melakukan perbuatan-perbuatan tertentu.

3.) Kemampuan. Adalah segala daya, kesanggupan, kekuatan, dan kecakapan/keterampilan teknis maupun sosial, yag dianggap melebihi dari kemampuan anggota biasa.

3. ASAS-ASAS KEPEMIMPINAN

1.) Kemanusiaan. Yakni mengutamakan kepentingan kemanusiaan. Artinya pembimbingan manusia oleh manusia, untuk mengembangkan potensi dan kemampuan setiap individu, demi tujuan-tujuan kemanusiaan.

2.) Efisien. Efisiensi teknis maupun sosial, berkaitan dengan terbatasnya sumber-sumber, materi, dan jumlah manusia atas prinsip penghematan, adanya nilai-nilai ekonomi, serta asas-asas manajemen modern.

3.) Kesejahteraan dan kebahagiaan yang lebih merata, menuju pada taraf kehidupan yang lebih tinggi/baik.

4.) Pendekatan kepemimpinan terkini.

APA SAJA PANDANGAN TERKINI MENGENAI PEMIMPIN DALAM SUATU ORGANISASI ?

a.) Kepemimpinan transformasional transaksional.

Pemimpin transaksional merupakan yang membimbing/memotivasi pengikutnya menuju ke sasaran yang ditetapkan dengan memperjelas peran dan persyaratan tugas.

Pemimpin transformasional yakni pemimpin yang memberi inspirasi pengikutnya untuk bertindak melebihi kepentingan pribadi mereka demi kebaikan organisasi dan mampu mempunyai dampak yang dalam dan luar biasa pada pengikutnya.

b.) Kepemimpinan karismatik sisionali.

Kepemimpinan karismatik yakni seorang pemimpin yang memiliki antusias yng tinggi, dan percaya diri yang kepribadian dan tindakannya mempengaruhi orang untuk berperilaku dengan syarat tertentu.

Kepemimpinan sisional yakni kepemimpinan untuk menciptakan dan menegaskan suatu misi yang realistis dapat dipercaya, dan menarik mengenai bagi sebuah organisasi yang tumbuh dari keadaan sekarang dan memperbaiki keadaan sekarang.

c.) Kepemimpinan tim.

Kepemimpinan tim ini saat ini semakin banyak terjadi, karena semakin banyak organisasi menggunakan tim, peran pemimpin dalam membimbing angota-anggota tim menjadi semakin penting.

4. TIPE KEPEMIMPINAN

Ada beberapa tipe kepemimpinan yang perlu diketahui yaitu meliputi :

1.) Tipe kharismatik

2.) Tipe pornernalistis

3.) Tipe militeristik

4.) Tipe otokratis

5.) Tipe laissezfaire

6.) Tipe administratif atau eksekutif

7.) Tipe demokratis